6.1 DISTRIBUTED-PARAMETER MODEL
12 April 2011
Dari gambar 1 ada 3 jenis dual-conductor transmisi. Pada bahasan kali ini kita mengkhususkan membahas coaxial yang dapat menghubungkan equipment high frequency secara bersamaan.
Gambar 2 menunjukkan differential segment bisa dimodelkan dengan series distributed element R’(resistance/meter) dan L’(inductance/meter)dan shunt distributed elements G’(conductance/meter) dan C’(capasitance/meter)
- Meskipun model distribusi parameter nya memenuhi ketiga jenis dual-conductor transmission line,distribusi parameternya sendiri akan berbeda
- Saat signal melewati sebuah wire,signal tersebut akan bertemu dengan series resistance ,di mana hambatan tersebut sangat kecil untuk sebuah penghantar(konduktor),dan bisa dihilangkan dengan menggunakan superconductor
- Two wires di dual-conductor T-line dipisahkan oleh material dielectric yang berperan sebagai insulator
- Coax mengurung medan di dielectric yang terletak di antara 2 conductor
- Sehingga hanya sebagian kecil noise yang keluar dan noise dari luar yang masuk
- Distribusi shunt conductance G’ σd adalah konduktansi dielektrik
- Shunt kapasitansinya C’
- Series induktansinya L’
Diasumsikan internal komponen induktansinya diabaikan untuk high frequencies karena kedalaman kulitnya yang kecil
- Series resistancenya R’
- σc adalah conductor conductivity
Telegraphist’s Equations
- Dengan KVL dan tegangan yang melewati inductor
- Maka dari gambar akan didapatkan persamaan
- Kemudian di limit mendekati nol,sehingga di dapat persamaan
- Dengan metode KCL di node A maka akan di dapat persamaan
- Kemudian di limit mendekati nol,sehingga di dapat persamaan
- Parameter G dan R merupakan penyebab utama dari timbulnya rugi daya atau sinyal pada saluran transmisi
No comments yet
















