Anak Banyumas' Blog

Jangan tanyakan apa yang bisa kita dapat,tapi tanyakan apa yang bisa kita beri

Manajer Berani Turunkan Merah Putih pada Hari Kemerdekaan

with 13 comments

Chaidir Anwar Tanjung – detikNews
Pekanbaru – Para pedagang dan satpam di Plaza Sukaramai, Pekanbaru, nyaris memukuli manajer parkir mal tersebut. Penyebabnya, sang manajer menurunkan bendera merah putih agar tempat tiang bendera bisa dipakai parkir mobil.

Pada peringatan HUT ke-65 RI di Plaza Sukaramai, Pekanbaru, Selasa (17/8/2010), para pedagang, satpam, polisi dan camat setempat memang menggelar upacara bendera. Rencananya pada pukul 17.00 WIB, bendera akan diturunkan.

Namun ternyata, bendera sudah tidak berada di tiang yang berlokasi di depan mal, menghadap Jl Sudirman, Pekanbaru. Para pedagang dan satpam pun bertanya pada tukang parkir. Dijawab bahwa mereka diperintahkan Manajer Parkir, Yasrul Tanjung, untuk menurunkan bendera pukul 15.00 WIB.

“Alasannya tempat tiang bendera mau dipakai parkir mobil,” kata Mukhsini seorang pedagang, kepada detikcom.

Pedagang pun naik pitam dan memburu Yasrul. Mereka adu mulut dengan mengatai Yasrul tidak nasionalis. Bahkan mereka hampir memukuli Yasrul.

Yasrul pun lari terpontang-panting. Tak bisa mengejar Yasrul, para pedagang pun mengadu ke Kodim setempat.

“Laporan sudah diterima Kodim, ini bentuk penghinaan terhadap bangsa Indonesia. Manajer parkir cuma memikirkan bisnis, karena lokasi tiang bendera bisa diparkir 2 mobil,” kesal Mukhsini.

sumber : detikNews

Seberapa berharganya 2000 perak uang parkir dengan 350 tahun penantian pengibaran merah putih??

Written by susiloadysaputro

17 Agustus 2010 pada 9:59 PM

Ditulis dalam Cerita & Informasi

Tagged with , ,

13 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. ikut menyimak….

  2. sabar-sabar…
    jangan pada adu jotos ya…

    ternyata masih banyak ya dari kita yang nggak berpikir untuk masa depan bangsa, yang penting senang dapet banyak duit dan sudah bayar pajak.

    wegaclubban

    17 Agustus 2010 at 11:52 PM

  3. mungkin manajernya belum merasa merdeka, atau masih merasa di jajah….
    atau bisa juga dia itu penjajah….😀
    terimakasih

    Brotoadmojo

    18 Agustus 2010 at 3:59 AM

  4. Waduh..
    Bikin malu tuh..

    Kelabang's Blog

    19 Agustus 2010 at 5:57 PM

    • hahaha, iya,,palagi nyampe dikejar-kejar pedangan. Pedagang kecil aja sadar, masa yang manajer malah ga sadar..

      susiloadysaputro

      20 Agustus 2010 at 4:14 AM

  5. bukan orang indonesia kali si yasrul itu.

    Tari-ssi

    22 Agustus 2010 at 9:29 PM

  6. ya ampun…
    demi uang yang kecil sampe… gitu *gag nemu kata yg lebih ajaib😛 *

    btw, salam kenal🙂

    Planet Reath

    22 Agustus 2010 at 9:56 PM

  7. kampret tuh manager… darah ditukar dengan 2 rebu perak….

    bond suwarno

    23 Agustus 2010 at 10:10 AM


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: