Anak Banyumas' Blog

Jangan tanyakan apa yang bisa kita dapat,tapi tanyakan apa yang bisa kita beri

Capacitive Screen Pada Teknologi Layar Sentuh (TouchScreen)

with one comment

Disadari maupun tidak sekarang ini salah satu model ponsel yang paling banyak diminati adalah ponsel yang mengadopsi teknologi layar sentuh atau yang lebih dikenal touchscreen. Sebut saja Samsung, Apple, dan banyak pabrikan China yang gencar mengeluarkan produk berbasis layar sentuh ini. Hal tersebut bisa dikarenakan karena kesan yang tampak pada teknologi tersebut adalah canggih dan mewah sehingga banyak diminati terutama oleh anak muda.

Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, setidaknya ada 3 jenis teknologi yang biasa digunakan pada layar sentuh, dimana masing-masing memberikan ciri khasnya masing-masing pada performa layar sentuh tersebut. Antara lain:

1. Resistive Screen

2. Capacitive Screen

3. Surface Acoustic Wave System

penjelasan ketiga jenis diatas dapat dibaca disini.

Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba mengupas lebih dalam mengenai teknologi capacitive screen karena jenis ini yang sekarang lebih banyak digunakan.

Capacitive Screen

TouchScreen adalah sebuah alat display visual  elektronik yang dapat mendeteksi  keberadaan dan lokasi dari sebuah sentuhan pada  layar tersebut. Berbeda dengan resistive screen yang inputannya bisa menggunakan benda mati seperti  stylus, capacitive screen hanya dapat dilakukan dengan jari dengan memanfaatkan aliran arus listrik pada tubuh manusia atau dengan conductive stylus,

Capacitive touch screen pertama kali dipublikasikan oleh E.A Johnson pada tahun 1965. Panel dari capacitive screen terdiri atas sebuah insulator seperti kaca yang terbungkus konduktor transparan seperti indium tin oxide. Kemudian pembungkus tersebut diberikan tegangan rendah untuk membentuk medan elektrostatik yang uniform. Sebagaimana kita tahu, tubuh manusia juga merupakan konduktor listrik, sehingga ketika jari menyentuk layar sentuh maka akan terjadi gangguan medan elektrostatik pada layar yang disebabkan oleh aliran listrik dari tubuh. Gangguan ini dikenali sebagai perubahan kapasitansi pada layar. Perubahan ini kemudian dikirimkan kepada kontroler sebagai sebuah inputan untuk mendapatkan informasi mengenai lokasi dimana terjadi perubahan kapasitansi tersebut yang diukur dari empat ujung layar sentuh. Semakin besar perubahan kapasitansi maka lokasinya semakin dekat dengan ujungnya.

Teknologi capacitive screen dapat digolongkan menjadi surface capacitance dan projected capacitance dimana penggunaan projected capacitance dapat meningkatkan fleksibilitas dan akurasi dari layar sentuh.

Projected capacitance ini memungkinkan pengguna melakukan sentuhan tidak langsung pada layar sentuh, hal tersebut dapat dipakai untuk menambahkan protective screen pada layar sentuh agar lebih tahan goresan. Ada dua tipe dari projected capacitance yaitu mutual capacitance dan self capacitance.

Mutual capacitance  sensor mempunyai kapasitor pada setiap pertemuan baris dan kolomya. Sebagai contoh apabila layar terbagi atas 10 kolom dan 10 baris, maka sensornya mempunyai 100 kapasitor. Tegangan diberikan pada baris atau kolom tersebut, kemudian gangguan dari aliran listrik pada jari atau conductive stylus pada sensor akan mengubah medan listrik pada lokasi tersebut dan mengurangi mutual capacitance-nya. Perubahan kapasitansi pada setiap grid dapat dibaca untuk menentukan lokasi sentuhan. Mutual capacitance dapat memungkinkan untuk melakukan muti-touch yaitu sentuhan dengan banyak jari yang biasa digunakan untuk memperbesar gambar pada sebagian smartphone. Self capacitance  hampir sama dengan mutual capacitance namun baris dan kolomnya bekerja secara terpisah. Perubahan kapasitansi yang terjadi dapat lebih besar  sehingga lebih mudah untuk dideteksi namun tidak mendukung adanya multi-touch.

Contoh sensor kapasitansi yang digunakan untuk mengukur perubahan kapasitansi adalah rangkaian RC dan LC pada oscillator. Kapasitansi dapat diukur dengan menghitung waktu charging hingga mencapai suatu nilai tegangan threshold tertentu atau dengan mengukur frekuensi dari oscillator.

Sekian beberapa penjelasan dasar dan singkat mengenai capasitive screen yang diperoleh dari beberapa sumber. Karena penulis masih dalam taraf belajar, apabila terdapat kesalahan materi mohon untuk disampaikan kepada penulis untuk diperbaiki. Terimakasih dan semoga bermanfaat😀

Written by susiloadysaputro

23 Juli 2012 pada 11:27 PM

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Seiring dengan perkembangan fitur Touchscreen tersebut, maka semua orang kini dituntut untuk lebih mengenal salah satu kecanggihan dunia tersebut. Dan salah satu yang sedang menjadi topik utama saat ini adalah mengenai perbedaan antara layar sentuh yang berjenis Capacitive dan juga Resistive (telah sering dibahas di dunia internet).


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: