Anak Banyumas' Blog

Jangan tanyakan apa yang bisa kita dapat,tapi tanyakan apa yang bisa kita beri

Archive for the ‘Tips dan keilmuan’ Category

Bagaimana Membuat CV/Resume yang Menarik?

leave a comment »

imagesCV atau resume merupakan salah satu dokumen penting dalam rangka mencari pekerjaan atau beasiswa. Boleh dibilang CV/resume adalah tubuh kita, karena menggambarkan kemampuan dan kapasitas diri pemiliknya. Tidak jarang, CV menjadi penentu langkah awal  dalam keberhasilan  seseorang dalam mendapatkan pekerjaan atau beasiswa.

Dalam membuat CV sebenarnya tidak membutuhkan suatu keahlian khusus. Namun penting adanya suatu pengetahuan untuk membuat CV kita menarik dan dapat mencuri  perhatian reviewer. Terus apa saja yag harus diperhatikan untuk membuat CV yang menarik?

Berikut adalah beberapa poin yang harus diperhatikan untuk membuat CV yang menarik disalin dari suryosumarto.com

1. Rapi dan Mudah Dibaca

Ini syarat utama dari sebuah CV atau resume yang “menjual”, karena terus terang tidak ada yang lebih mengesalkan daripada membaca CV atau resume yang berantakan layout-nya.

Meskipun teman-teman memiliki kemampuan dan kompetensi yang sangat baik, tapi semua itu jadi percuma kalau orang yang membaca CV atau resume teman-teman mendadak jadi sakit mata ketika melihat huruf dengan ukuran abnormal, spasi yang terlalu rapat, ejaan bahasa Inggris yang salah atau margin kiri yang maju-mundur alias tidak konsisten.
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Written by susiloadysaputro

12 Februari 2013 at 1:27 AM

Worldwide Interoperability for Microwave (WiMAX)

leave a comment »

wimaxWiMAX merupakan suatu teknologi akses nirkabel pita lebar yang dibangun berdasarkan standar Institute of Electrical and Electronics Engineering (IEEE) 802.16. Teknologi WiMAX mampu mentransfer data dengan kecepatan dan cakupan area yang jauh lebih baik. Saat ini teknologi WiMAX telah dikembangkan lagi menjadi teknologi untuk komunikasi bergerak, yang dinamakan dengan mobile WiMAX. Hal ini didorong oleh banyaknya permintaan dari konsumen untuk dapat tetap mengadakan komunikasi di mana saja dan kapan saja.

Standar IEEE 802.16 WiMAX

Berdasarkan standar IEEE802.16, WiMAX awalnya beroperasi pada frekuensi 10-66 GHz dan line of sight. Kemudian teknologi WiMAX ini semakin dikembangkan agar dapat beroperasi pada frekuensi yang lebih rendah.  Pengembangan ini akhirnya menuju pada IEEE 802.16a yang disahkan pada bulan Maret 2004, dengan menggunakan frekuensi yang lebih rendah yaitu sebesar 2-11 GHz. Kelebihan dari IEEE 802.16a ini yaitu mudah diatur dan tidak memerlukan line of sight.

Standar IEEE 802.16a kemudian direvisi menjadi IEEE 802.16b yang menekankan segala keperluan dan permasalahan dengan Quality of Service (QoS). Kemudian IEEE 802.16c yang menekankan pada interoperability dengan protokol-protokol lain. IEEE 802.16e menekankan pada penggunaan secara Mobile. IEEE 802.16e mencakup lapisan fisik dan medium access control untuk menggabungkan layanan komunikasi fixed dan mobile dalam satu pitaterlisensi. WiMAX dapat mencakup area sekitar 5 km dan kecepatan pengiriman data sebesar 70 Mbps.
Baca entri selengkapnya »

Written by susiloadysaputro

18 Desember 2012 at 12:04 AM

Pengukuran Radiated Emission

leave a comment »

Tujuan dari pengukuran emisi radiasi elektromagnetik adalah untuk memastikan pemenuhan aturan dan standar yang telah disepakati. Ada 4 teknik pengukuran radiated emission, yaitu :

1. Open-Area Test Site (OATS)

Teknik OATS digunakan pada kondisi dataran yang rata, tanpa adanya penghalang seperti gedung, dll. OATS mempunyai sebuag ground screen yang bertindak sebagai permukaan reflektif yang terstandarisasi, sebuah meja putar dan tiang pengukuran. Divais diletakan pada meja putar, dan pengukuran dilakukan pada jarak tertentu ( 3m, 10m, atau 30m). Tinggi dari antena penerima ditentukan oleh tiang dimana ketinggian antena berkisar antara 1 hingga 4 m. Emisi maksimum terekam sebagai rotasi meja putar, ketinggian tiang, dan orientasi DUT kabel yang berubah. OATS tidak di desain untuk pengukuran pra-pemenuhan standar, sehingga mempunyai banyak kekurangan apabila digunakan untuk tujuan ini.
Baca entri selengkapnya »

Written by susiloadysaputro

6 Desember 2012 at 5:48 AM

Tutorial : Membuat CCTV dengan Gadget Android

with 4 comments

Gadget Android memang menjadi gadget yang sedang menjadi primadona di dunia saat ini. Nah android ini juga ternyata bisa dijadikan perangkat  CCTV sederhana untuk berbagai keperluan. Banyak aplikasi yang bisa didapatkan secara free alias gratis di Google Play. Namun pada kesempatan kali ini, aplikasi yang dipakai adalah IP Webcam yang banyak direkomendasikan untuk keperluan CCTV ini. Semoga bermanfaat 🙂

1. Langkah pertama adalah mengunduh dan menginstal aplikasi IP Webcam yang dapat ditemukan di Google Play secara gratis.

2. Setelah terinstal, buka aplikasi IP Webcam dan masuk ke Service Control – Start Server (pada bagian paling bawah) untuk mengaktifkan kamera gadget kita.

3. Langkah ketiga adalah menghubungkan gadget android anda (sebagai webcam) dengan PC/Laptop yang nantinya sebagai layar monitor. Hubungan ini dilakukan dengan mobile internet pada gadget android. Langkahnya adalah dengan membuka menu Tethering & portable hotspot pada menu Setting – Wireless and Network. Kemudian pilih apakah menggunakan kabel USB atau Wifi. Namun untuk fleksibilitas, disarankan menggunakan Wifi agar gadget dapat dipindahkan semau anda. Kemudian  koneksikan PC/Laptop anda.

Baca entri selengkapnya »

Written by susiloadysaputro

30 September 2012 at 12:29 AM

How to Design A Passive RF Diode Single-Ended Mixer

leave a comment »

Actually, what is Mixer? Mixer is a 3 port device both active or passive that sum or difference frequency of RF wave. Mixer have 2 input port and a output port. One of the input port is used for wave from Local Oscillator (LO) with higher or lower frequency from RF wave in another input port. After “mixing”(sum or difference) those frequency, an Intermediet Frequency is created in output port. This article explain how to design one of passive mixer that commonly used.
A Passive RF Diode Single-Ended Mixer
properties : Narrow Bandwidth, low cost, poor port to port isolation, low intercept point, and inferior intermodulation supression.
This type of mixer only used one diode (commonly a silicon or Schottky diode), and to upgrade the specification, we can add a diode so the power of LO can be increased.
How to Design
1. Select an appropriate diode for the frequency of interest ( can be silicon or Schottky doide)
2. Design L4 and C5 for series resonance at IF frequency with high L to C ratio for narrow passband
3. Design l5 and c6 for parallel resonance at IF frequency with high C to L ratio for narrow passband
4. Design 50 Ohm Low Pass Filter for RF Wave (to attenuate high radiaton from LO)
5. Design 50 Ohm matching circuit for diode
6. Add 8-dBm LO signal, which will supply the mixer with an RF-to-IF conversion loss of 10-dB

Implant Retina Untuk Memperbaiki Penglihatan

leave a comment »

Positngan kali ini adalah tugas saya pada matakuliah topik khusus telekomuniasi : Biomedical Engineering yang diasuh oleh Bapak Basari. Selamat membaca, semoga bermanfaat 🙂

Wireless Retinal Implant Generasi 1.5
Oleh Susilo Ady Saputro (0906556370)

Wireless Retinal Implant Generasi 1.5 merupakan bagiandari Retinal Implant Project yang ditujukan untuk menanggulangi penyakit retinis pigmentosa dan degenerasi macular yang disebabkan oleh faktor usia, dimana penyakit tersebut menyebabkan rusaknya fotoreseptor pada retina bagian luar. Pasien akan menggunakan kamera yang terpasang pada sebuah kacamata, kemudian kamera tersebut mengirimkan gambar yang diperoleh ke implant yang terpasang di dalam mata.

Sebenarnya pengembangan wireless retinal implant ini sudah melalui berapa tahap. Tahap pertama (generasi pertama) dilakukan pada tahun 2007-2008 yang di uji cobakan pada seekor babi. Namun karena beberapa alasan, generasi pertama ini tidak cocok untuk transplantasi pada manusia, sehingga dilakukan pengembangan untuk generasi berikutnya  (Generasi 1.5).

Baca entri selengkapnya »

Written by susiloadysaputro

24 September 2012 at 11:25 AM

A Mathematical Theory of Information, Claude E. Shannon

leave a comment »

Dear kawan-kawan semua, wabil khusus para akademisi teknik telekomunikasi. Pastinya kawan-kawan semua tidak asing lagi dengan jurnal tulisan Claude E. Shannon ini, karena memang jurnal ini mungkin menjadi bacaan wajib untuk anak-anak telekomunikasi. “Kitab Kuning” bagi mahasiswa teknik telekomunikasi ini punya judul A Mathematical Theory of Information. Nah bagi yang hendak membaca atau mencari jurnal ini untuk kepentingan akademis atau yang lainnya dapat mengunduh pada link dibawah. Semoga bermanfaat, enjoy reading!!

A Mathematical Theory of Information

Written by susiloadysaputro

24 September 2012 at 3:31 AM